Postingan

Ditampar Harga Karet, Petani Menanti Janji Politik

Gambar
Petani karet di Jambi sedang menyadap karet. (FOTO: TRIBUN JAMBI/HANIF BURHANI) MIRIS rasanya saat mendengar curahan hati petani karet di Jambi yang telah menebangi pohon karetnya untuk diganti tanaman lain semisal ubi dan kelapa sawit. Alasan keterpurukan hargalah yang membuat petani terpaksa mengambil keputusan demikian. Harga karet tak lagi bersahabat. Padahal karet merupakan komoditi yang telah menjadi unggulan Jambi sejak zaman dulu, bahkan saat negara ini belum merdeka. Keberadaan komoditi karet ini pula yang membuat warga Jambi di masa sebelum dan awal kemerdekaan sangat banyak yang mampu menunaikan ibadah haji. Namun masa keemasan itu tak lagi dirasakan, setidaknya tiga tahun belakangan ini. Jangankan untuk bisa sejahtera, untuk bertahan hidup dengan mengandalkan komoditi karet yang harganya sedang hancur lebur saat inipun sudah susah. Petani akhirnya beraksi, menebangi pohon karetnya. Persoalan harga karet yang rendah ini tak pelak jadi komoditi politik pada saat pe...

Nestapa Jurnalis, Menerima Sanjungan dan Hujatan

Gambar
Foto: Suci Rahayu, Location: Tribun Jambi Office BEBERAPA hari lagi genap tujuh tahun berkiprah di dunia jurnalistik. Saya sudah tidak tahu lagi berapa ribu berita yang sudah kuketik, dan berapa ribu orang yang pernah aku wawancarai. Aku juga tak tahu lagi berapa ribu berita yang kuedit, berapa ribu berita yang kutayangkan di media cetak dan online. Bagiku jumlah itu bukan lagi sebuah yang penting. Aku hanya pernah menghitung jumlah karya jurnalistikku yang terbit saat sebulan pertama menjadi jurnalis. Menjalani hidup sebagai jurnalis membuatku paham arti kehidupan, dan mengerti nilai kemanusiaan yang sesungguhnya. Saya juga menjadi mengerti akan karakter manusia, dan belajar banyak tentang arti hidup dan kehiduoan. Aku juga menjadi mengerti sedikit tentang Indonesia, negeri yang aku cintai. Saya berjalan ke sana ke mari, mencari informasi secuil demi secuil, yang ditujukan untuk semua manusia. Ada cerita baik dalam perjalanan, dan tidak sedikit juga cerita yan...

Kapolri Mencium Ada Strategi Berujung Makar

Gambar
KAPOLRI JEND TITO KARNAVIAN (FOTO: KOMPAS.COM/GARRYA AL) KAPOLRI Jenderal Pol Tito Karnavian mengaku mendapatkan informasi bahwa dalam aksi pada 25 November 2016, massa berencana menduduki gedung parlemen Senayan, Jakarta. Bahkan, ia mengetahui adanya sejumlah pertemuan yang membahas soal rencana tersebut. "Info yang kami terima, 25 November ada aksi unjuk rasa. Namun, ada upaya tersembunyi dari beberapa kelompok yang ingin masuk ke dalam DPR, berusaha 'menguasai' DPR," kata Tito di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/11/2016). "Rapat-rapat kita tahu sudah beberapa kali dilakukan untuk menguasai DPR dan menggerakkan massa," tambah Tito. Oleh karena itu, Polri bersama TNI akan memberi penjagaan ekstra dalam aksi tersebut. Petugas yang diturunkan akan lebih banyak dari aksi sebelumnya. Termasuk mengatur strategi jika berujung pada makar. "Kami lakukan upaya pencegahan dengan memperkuat gedung DPR/MPR," kata Tito. Tito mengatakan, aksi un...

Dongeng Sepakbola dari Tanah Jerman

Gambar
RB Leipzig. FOTO: twitter DONGENG indah Red Bull (RB) Leipzig berlanjut di Bundesliga. Jumat (18/11/2016), klub promosi ini menang 3-2 di kandang Bayer Leverkusen untuk mencapai puncak klasemen hanya 7 tahun setelah mereka didirikan! RB Leipzig secara hebat bangkit dari defisit 1-2 pada babak pertama menjadi unggul 3-2 pascajeda. Mereka dikejutkan oleh gol kilat pemain Leverkusen, Kevin Kampl, saat laga baru memasuki detik ke-60. Itulah gol tercepat di Bundesliga musim 2016-2017. Cuma 3 menit berselang, RB Leipzig menyamakan skor karena bunuh diri awak Leverkusen, Julian Baumgartlinger (4'). Gol Julian Brandt pada pengujung babak I membuat tuan rumah unggul 2-1 (45+2'). Hanya, keunggulan Leverkusen musnah akibat dwigol balasan Leipzig yang dicetak Emil Forsberg (67') dan Willi Orban (81'). Kiprahh tim promosi itu di Bundesliga musim 2016-2017 mengingatkan pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, terhadap pencapaian Leicester City di Premier League musim 2015-2016. ...

Ketika Terlalu Bernafsu Jadi Pegawai Negeri

Gambar
Pegawai negeri sipil (PNS) masih menjadi pekerjaan yang sangat diidam-idamkan banyak orang. Berbagai cara ditempuh agar bisa menjadi PNS, termasuk dengan cara melanggar hukum. Menyogok. Banyak yang rela menggelontorkan uang banyak agar bisa jadi PNS.   KARTUN ILUSTRASI: NET Situasi ini akhirnya dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mendapatkan uang banyak dengan cara yang sangat mudah dan praktis. Pengungkapan sindikat penipuan CPNS oleh Polda Jambi sedikit banyak menggambarkan situasi masih tingginya animo masyarakat Jambi menjadi PNS.   Ada tujuh orang yang diamankan, empat orang di antaranya adalah PNS, yang bekerja di berbagai instansi. Kepada para korbannya, sindikat jahat ini menjanjikan bisa meluluskan jadi PNS tanpa harus ikut tes, asalkan ada uang. Banyak yang tergiur, walau tawaran itu sungguh tak masuk akal.   Mereka sudah beraksi sejak 2013. Korban diminta hingga Rp 150 juta, bahkan bisa lebih. Selama menjalankan a...

Satwa Langka, Jangan Sampai Tinggal Kenangan

Gambar
FOTO: REUTERS NOVEMBER 2016 ini Jambi dihebohkan perburuan dan perdagangan satwa liar yang dilindungi. Di Muara Bulian digerebek gudang berisi daging dan kulit trenggiling yang nilainya berkisar Rp 5 miliar, lalu di Kota Jambi diamankan puluhan ekor trenggiling yang hendak diperdagangkan. Kini, kisahnya bergeser ke Sarolangun, yakni ditemukan gajah tewas di areal perkebunan. Warga menemukan bangkai gajah yang sudah tidak utuh lagi di Dusun Sipintun, Sarolangun. Tidak ada lagi gadingnya. Menyeruak dugaan gajah tersebut tewas akibat dibunuh. Selama ini memang gajah banyak yang mati akibat dibunuh, dan gadingnya diambil pembunuhnya untuk dijual dengan harga yang tinggi. Mahalnya gading gajah membuat nyawa gajah jadi terancam. Menurut data dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, saat ini, populasi gajah sumatera di Jambi diperkirakan tinggal sekitar 150 ekor saja. Pada berbagai diskusi dan ekspos terungkap populasi gajah dan satwa dilindungi lainnya tergerus tiap tahu...

Demi Indonesia, Ahok Harus Jadi Tersangka

Gambar
NASIB Ahok yang bakal jadi tersangka penistaan agama menjadi perbincangan saya dengan teman, sekaligus sahabat, juga sebagai guru saya di tempat saya bekerja. Awalnya kami tidak yakin bahwa Ahok, yang juga calon gubernur itu, bakal jadi tersangka. Namun, setelah melihat berbagai dampak yang mungkin timbul bila Ahok tidak tersangka, akhirnya kami meyakini Ahok akan jadi tersangka. FOTO: TRIBUNNEWS/REPRO/KOMPASTV Konteks pembicaraannya bukan pada apakah Ahok menistakan agama atau tidak. Biarlah ahli tafsir dan ahli hukum yang membicarakan itu. Persoalan yang terbesarnya adalah, stabilitas di republik ini. Apa yang akan terjadi bila Ahok kemudian tidak jadi tersangka? Kami meyakini gelombang aksi unjuk rasa akan semakin besar. Kondisi ini akan berpengaruh besar pada ekonomi, juga psikologis bangsa. Demonstrasi besar-besaran berlabel perjuangan agama akan memunculkan rasa takut dan paranoid bagi kalangan-kalangan tertentu, terlebih pada kelompok-kelompok minoritas. Dari ...