Postingan

Menampilkan postingan dengan label Donatur Makar

Sudah Kumaafkan Status Facebook Yang Keji Itu

Gambar
Inilah satu di antara postingan yang ada di fanpage Habib Muhammad Rizieq Syihab, Lc, MA, DPMSS SELASA (6/12) pagi, aku terkejut saat melihat postingan di facebook dengan nama akun fanpage Habib Muhammad Rizieq Syihab, Lc, MA, DPMSS. Saya tidak tahu pasti apakah itu akun milik Habib Rizieq yang sangat dihormati itu, atau orang yang mengaku-ngaku. Di akun itu dituliskan: Fanpage Resmi Habib Muhammad Rizieq Syihab, Lc, MA, DPMSS - Imam Besar Front Pembela Islam. Aku lihat ada 242.187 yang suka (like) fanpage tersebut. Delapan orang di antaranya temanku. Keterkejutanku terjadi saat aku melihat isi yang ada di sana. Awalnya biasa-biasa saja. Tapi saat terus aku scroll ke bawah, muncul postingan gambar yang tidak biasa. Ada nama perusahaan tempatku bernaung yang sedang dibicarakannya. "KOMPAS, Media Spesialis LIPUTAN SAMPAH atau memang MEDIA SAMPAH???" itulah kalimat yang jadi semacam penjelasan atau caption atas gambar yang dia posting. Namun saat aku coba buka link ya...

Akhirnya Polisi Mulai Temukan Donatur Makar

Gambar
Foto Ilustrasi (sumber: internet) KEPALA Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul, menyebut polisi masih terus mengembangkan kasus dugaan permufakatan makar yang dilakukan oleh sekelompok orang. Penyidik telah menemukan bukti baru dalam kasus ini. "Kami temukan bukti transfer," kata Martinus di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (6/12/2016). Martinus menuturkan, bukti transfer tersebut masih dalam penelusuran untuk mengetahui jumlah, penerima, dan sumber dana. Bukti transfer itu, kata dia, akan memudahkan penyidik untuk mendapatkan konstruksi hukum adanya dugaan upaya permufakatan makar untuk menggulingkan pemerintah yang sah. "Bukti lain akan diupayakan oleh penyidik," ucap Martinus. Selain bukti transfer, Martinus menyebutkan adanya bukti dokumen yang menjadi catatan bagi penyidik. Selain itu, juga terdapat video yang diunggah dan pemberitaan yang berisi ajakan makar. "Kemudian, adanya indikasi yang mendukung te...