Ditampar Harga Karet, Petani Menanti Janji Politik
Petani karet di Jambi sedang menyadap karet. (FOTO: TRIBUN JAMBI/HANIF BURHANI) MIRIS rasanya saat mendengar curahan hati petani karet di Jambi yang telah menebangi pohon karetnya untuk diganti tanaman lain semisal ubi dan kelapa sawit. Alasan keterpurukan hargalah yang membuat petani terpaksa mengambil keputusan demikian. Harga karet tak lagi bersahabat. Padahal karet merupakan komoditi yang telah menjadi unggulan Jambi sejak zaman dulu, bahkan saat negara ini belum merdeka. Keberadaan komoditi karet ini pula yang membuat warga Jambi di masa sebelum dan awal kemerdekaan sangat banyak yang mampu menunaikan ibadah haji. Namun masa keemasan itu tak lagi dirasakan, setidaknya tiga tahun belakangan ini. Jangankan untuk bisa sejahtera, untuk bertahan hidup dengan mengandalkan komoditi karet yang harganya sedang hancur lebur saat inipun sudah susah. Petani akhirnya beraksi, menebangi pohon karetnya. Persoalan harga karet yang rendah ini tak pelak jadi komoditi politik pada saat pe...