Postingan

Menelisik Prostitusi Online di Kota Jambi

Gambar
foto ilustrasi Aplikasi messenger seperti whatsapp, line, wechat, BBM, dan yang lainnya memiliki peran penting dalam kehidupan dewasa ini. Aplikasi tersebut telah dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan, dan sebagian hanya untuk sekadar komunikasi biasa dan mencari hiburan. Namun tak sedikit juga yang memanfaatkan aplikasi messenger yang terpasang di smartphone itu untuk berbisnis. Ada yang memang bisnis positif seperti jual beli barang, ada juga yang memakai untu bisnis negatif seperti prostitusi online. TC, seorang perempuan muda, yang tinggal di sebuah kosan elit di Kota Jambi, memanfaatkan aplikasi itu untuk mencari calon PSK (pekerja seks komersial). Aplikasi itu sekaligus juga ia gunakan untuk mencari pria hidung belang yang butuh PSK. Saat berbincang dengan Tribun, TC mengaku saat ini ada 16 orang perempuan muda yang masuk dalam jaringannya. Sebagian besar dari anggota jaringan itu diperolehnya lewat aplikasi messenger terutama dari BBM, line, dan wechat. “Saya manfaat...

Pilkada Muarojambi, Antara Janji dan Harapan

Gambar
Kondisi di Desa Nyogan, yang menghubungkan Kota Jambi dengan Sungai Bahar, 28-12-2016. (Foto: Suang Sitanggang) PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) selalu menjadi arena menabur janji, yang dilakukan oleh pasangan calon. Kata-kata indah dirangkai menjadi kalimat-kalimat berisi janji politik, yang bertujuan menarik hari calon pemilih. Termasuk di Pilkada Muarojambi, di masa kampanye ini juga menjadi arena menabur janji. Pada debat kandidat yang diadakan KPU Muarojambi, Senin (16/1) malam, semua pasangan calon telah mengeluarkan jurus-jurus jitu. Mereka menyampaikan visi misi yang begitu indah. Semua hampir sama, yakni sama-sama memberi harapan indah kepada masyarakat, akan Muarojambi yang lebih baik di masa depan. Kandidat paham betul apa yang dibutuhkan masyarakat, yakni infrastruktur jalan yang bagus. Jalan menjadi bagian penting untuk membuat harga komoditi utama yakni karet dan sawit jadi memiliki harga yang lebih baik. Tanpa jalan yang bagus, komoditi akan sangat sulit d...

Belajarlah Dari Kasus Dugaan Penistaan Agama

Gambar
Dua pekan lalu, isu penistaan agama merebak dari Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Gambar dan video lafaz Allah di bawah ornamen Natal di sebuah hotel berbintang di Kota Jambi, menyebar bak virus. Lafaz Allah yang dibingkai dalam rangkaian mirip telapak kaki melukai hati banyak orang, dianggap penistaan. Suasana hotel mencekam, hingga ditutup sementara. Sejak peristiwa yang menghebohkan secara nasional itu, polisi langsung bekerja. Puluhan orang dipanggil dan diperiksa, mencari titik terang untuk mengungkap pelakunya. Seiring dengan itu, aksi demonstrasi berjalan di berbagai titik, mengutuk perbuatan pelakunya, dan meminta kepolisian menangkap pekaku. Berbagai tuntutan lain turut dikumandangkan mereka. Dua pekan setelah tersebarnya gambar dan video yang menghebohkan itu, publik akhirnya bisa tahu siapa yang telah berulah. Kapolda Jambi, Brigjen Pol Yazid Fanani, saat konfrensi pers pada Kamis (5/1), mulai membuka tabir. Pelakunya ternyata seorang pemuda yang berinisial RZ. Seme...

Generasi Millenial Mengajak Telolet Sejenak

Gambar
Telolet mewabah hingga ke Madrid KECERIAAN anak-anak Indonesia yang berburu klason berbunyi ‘telolet’ mendadak jadi viral dan bahkan jadi trending topic dunia. Serbuan telolet bahkan menyergap sejumlah orang-orang beken, seperti artis internasional hingga Presiden Paman Sam. Om Telolet Om. Tiga kata dalam satu kalimat itu telah berhasil membuat banyak orang tertawa terpingkal-pingkal. Namun ada juga yang masih bingung, mengingat kata ‘telolet’ belum ada di dalam kamus bahasa Indonesia. Kata ‘telolet’ juga bukan masuk dalam bahasa gaul masa kini. Gaya anak-anak muda yang telah memperkenalkan ‘Om Telolet Om’ dengan cara-cara yang sederhana, yakni menunggu bus lalu memberi kode agar membunyikan klakson ‘telolet’ memberi gambaran betapa anak-anak Indonesia adalah anak periang. Mereka menyukai hal-hal sederhana, dan menciptakan yang sederhana itu menjadi mengasyikkan. Cara-cara yang sederhana itu pun telah memancarkan kegembiraan bagi orang dewasa, setidaknya sejenak membuat or...

Sudah Kumaafkan Status Facebook Yang Keji Itu

Gambar
Inilah satu di antara postingan yang ada di fanpage Habib Muhammad Rizieq Syihab, Lc, MA, DPMSS SELASA (6/12) pagi, aku terkejut saat melihat postingan di facebook dengan nama akun fanpage Habib Muhammad Rizieq Syihab, Lc, MA, DPMSS. Saya tidak tahu pasti apakah itu akun milik Habib Rizieq yang sangat dihormati itu, atau orang yang mengaku-ngaku. Di akun itu dituliskan: Fanpage Resmi Habib Muhammad Rizieq Syihab, Lc, MA, DPMSS - Imam Besar Front Pembela Islam. Aku lihat ada 242.187 yang suka (like) fanpage tersebut. Delapan orang di antaranya temanku. Keterkejutanku terjadi saat aku melihat isi yang ada di sana. Awalnya biasa-biasa saja. Tapi saat terus aku scroll ke bawah, muncul postingan gambar yang tidak biasa. Ada nama perusahaan tempatku bernaung yang sedang dibicarakannya. "KOMPAS, Media Spesialis LIPUTAN SAMPAH atau memang MEDIA SAMPAH???" itulah kalimat yang jadi semacam penjelasan atau caption atas gambar yang dia posting. Namun saat aku coba buka link ya...

Akhirnya Polisi Mulai Temukan Donatur Makar

Gambar
Foto Ilustrasi (sumber: internet) KEPALA Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul, menyebut polisi masih terus mengembangkan kasus dugaan permufakatan makar yang dilakukan oleh sekelompok orang. Penyidik telah menemukan bukti baru dalam kasus ini. "Kami temukan bukti transfer," kata Martinus di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (6/12/2016). Martinus menuturkan, bukti transfer tersebut masih dalam penelusuran untuk mengetahui jumlah, penerima, dan sumber dana. Bukti transfer itu, kata dia, akan memudahkan penyidik untuk mendapatkan konstruksi hukum adanya dugaan upaya permufakatan makar untuk menggulingkan pemerintah yang sah. "Bukti lain akan diupayakan oleh penyidik," ucap Martinus. Selain bukti transfer, Martinus menyebutkan adanya bukti dokumen yang menjadi catatan bagi penyidik. Selain itu, juga terdapat video yang diunggah dan pemberitaan yang berisi ajakan makar. "Kemudian, adanya indikasi yang mendukung te...

Jangan Sampai Jasa Ekspedisi Kirim Narkoba

Gambar
Foto Ilustrasi (sumber: internet) Enam ekor anak buaya senyulong, atau dikenal juga dengan sebutan julong-julong, yang hendak dikirimkan secara ilegal ke Manado, berhasil digagalkan. Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Jambi menggagalkan pengiriman itu saat melihat ada keanehan di dalam kargo. Buaya itu dikirim menggunakan sebuah jasa perusahaan ekspedisi pengiriman paket dan logistik. Pengirim mencoba mengelabui dengan menyebut paket berisi enam ekor buaya berukuran kecil tersebut berupa snack. Hanya tertera nomor ponsel pengirim di sana, tak ada alamatnya. Sayangnya, nomor ponsel itu ternyata tidak aktif. Pengungkapan upaya penyelundupan hewan langka dan dilindungi ini menjadi pertanda betapa proteksi atas barang kiriman selama ini masih rendah. Perusahaan ekspedisi belum benar-benar memproteksi paket yang hendak diantar, apakah masuk pada kategori yang legal atau ilegal. Pengirim cukup menyebut isi paket, langsung diterima agen perus...