Postingan

Anas Mengaku Ditugasi Amankan SBY

Gambar
FOTO:TRIBUNNEWS/DANY PERMANA MANTAN Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, mengaku pernah ditugaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengamankan kasus bail out Bank Century. Hal itu disampaikan pengacara Anas, Handika Honggowongso. Selaku Ketua Fraksi Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat ketika itu, Anas mengaku diminta mencegah agar Panitia Khusus (Pansus) Bank Century di DPR tidak mengarah ke SBY, baik secara hukum maupun politik. “Disampaikan (oleh Anas), jika saya (Anas) dipanggil SBY di Cikeas. Dalam pertemuan tersebut SBY memberi pengarahan ke saya (Anas) untuk mencegah supaya Pansus Century DPR tidak mengarah, baik secara hukum maupun politik ke SBY,” kata Handika saat dihubungi wartawan, Rabu (5/2/2014), menirukan pengakuan Anas. Menurut Handika, kliennya pernah diminta melobi fraksi partai lain untuk mengamankan SBY dan membangun opini di media massa jika SBY tidak terlibat. Terkait tugas tersebut, kata Handika, Anas diminta berkoordinasi dengan Wakil ...

Petinggi Partai (Masih) Bermental Pengemis

Gambar
MUAK. Itulah yang bisa diungkapkan melihat sebagian besar petinggi partai politik begitu mengharapkan kucuran dari saksi lewat APBN. Mereka begitu mengharapkan dana ratusan miliar rupiah untuk membiayai honor saksi di tempat pemungutan suara. Haruskah saksi dibiayai uang rakyat yang terkumpul di APBN? Hanya dua parpol yang dengan tegas menolak kucuran dana dari APBN untuk membiayai saksi partai politik. Tentu patut diacungi jempol untuk partai yang menolak ini, terlepas sedang memainkan intrik atau karena keteguhannya pada idealisme berpolitik. Memang, tidak sepantasnya uang rakyat digunakan untuk membiayai aktivitas partai politik, apalagi untuk dana saksi parpol. Bukankah parpol sudah memiliki kader di setiap daerah sehingga akhirnya lolos sebagai peserta pemilu 2014? Artinya, parpol bisa menggunakan kadernya untuk saksi. Jadi tidak perlu dana toh? Bila kader partai tidak mau menjadi saksi tanpa bayaran, ini artinya partai itu sudah sewajarnya melakukan intropeksi diri. Ini a...

Semakin Diserang, Jokowi Kian Kuat

Gambar
MENJELANG pemilihan legislatif dan pemilihan presiden, Joko Widodo, yang kini menjabat sebagai Gubernur Jakarta, semakin banyak mendapatkan serangan. Namun semakin diserang, pria yang akrab dipanggil Jokowi itu justru terlihat semakin mendapatkan dukungan dan simpatik dari masyarakat. Serangan terhadap Jokowi sudah sangat kentara saat maju sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta, berpasangan dengan Basuki alias Ahok. Pasangan ini diterjang sejumlah isu negatif. Isu agama tidak lepas dari pasangan ini. Bahkan Rhoma Irama pun turut menyampaikan serangan berdalih isu agama. Hasilnya? Joko Widodo akhirnya keluar sebagai pemenang. Ia menduduki kursi DKI 1. Serangan belum juga redup setelah kursi itu diduduki. Isu agama, yang selama ini sangat mudah disulut di negeri yang katanya 'pancasilais' ini, kembali dikobarkan. Bisa dilihat dari penolakan kebijakan Jokowi-Ahok yang mengangkat sejumlah pegawai non muslim sebagai lurah dan camat. Paling santer disorot adalah pengangkatanLurah...

Ketika Prostitusi Sudah di Ujung Jari

Gambar
ilustrasi PEMERINTAH Kota Jambi mulai ancang-ancang menutup lokalisasi Payo Sigadung dan Langit Biru. Namun di luar dua tempat yang menawarkan `kepuasan duniawi' itu, ada tempat yang jauh lebih besar dan lebih banyak penghuninya, yakni prostitusi melalui internet atau dunia maya. Bisnis prostitusi di dunia maya belakangan ini kian marak di Jambi. Pebisnis menggunakan jalur facebook dan twitter. Sejumlah group dan fanspage facebook bertebaran, termasuk yang menawarkan perempuan di Kota Jambi. Di antara group itu ada yang sifatnya terbuka untuk publik dan ada juga yang tertutup.   Penelusuran Tribun, setidaknya ada empat group dan fanspage facebook yang menawarkan jasa itu. Facebooker tinggal menyampaikan kriteria `pelayan' yang dibutuhkannya, admin akan mengirimkan beberapa gambar untuk dipilih.   Transaksi tidak rumit. Pelanggan tinggal menyampaikan hotel yang akan jadi lokasi transaksi, dan perempuan yang dipesannya akan dikirimkan ke hotel tersebut. Namun ada juga ya...

Fenomena Pelacuran ABG Malam Tahun Baru

Gambar
ilustrasi MALAM tahun baru kerap identik dengan pesta. Berbagai kalangan bersuka ria sepanjang malam. Sejak lepas magrib, peralahan-lahan jalanan menjadi lautan massa. Orang tua dan anak-anak tumplek blek melanjutkan tradisi, meniup terompet. Anak-anak muda tak mau kalah riuh. Mereka memodifikasi knalpot dan beradu kuat membleyer. Raung knalpot muncul dimana-mana. Tengah malam tiba. Ganti luncuran kembang api yang menjadi-jadi. Langit mandi cahaya. Gemeretak suaranya mirip guntur, bersahutan di udara. Inilah puncak kemeriahan. Pelan-pelan jalanan dan tempat-tempat umum ditinggalkan.Tak sampai dua jam, jalanan sudah sepi. Bagi masyarakat umum, ini pertanda pesta telah usai. Namun bagi masyarakat pemburu nikmat, justru inilah saatnya pesta dimulai. Inilah fenomena terbaru sekaligus fenomena gila-gilaan di kota wisata terbesar di Jatim tersebut. Para penghibur usia SMA ini paling diburu para lelaki pemburu kenikmatan dunia. Saking tingginya permintaan, tiga hari jelang tahu...

Gubernur Sumsel Meradang Karena Pempek

Gambar
Pempek GUBERNUR Sumsel Alex Noerdin meradang. Ia sangat emosi mendengar klaim dari salah satu menteri dan mantan Presiden Jusuf Kalla (JK) soal asal pempek dari Jambi. Alex segera mengajukan hak paten pempek sebagai makanan khas asal Sumsel. Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH yang dibincangi Sripo, Minggu (29/12) pukul 20.00 menceritakan perihal informasi yang didapatkannya soal pengklaiman pempek yang diakui sebagai makanan khas Jambi. "Kebetulan ada acara di Jakarta, saya bersama sejumlah menteri terlibat dalam obrolan santai. Tiba-tiba, salah satu menteri ada yang ngomong, kalau dirinya berkunjung ke Jambi dan disuguhi pempek," cerita Alex santai. Kemudian, ia pun melanjutkan ceritanya, "Nah, saat itu menteri ini ngomong lagi, kalau pempek itu diakui sebagai makanan khas Jambi." Saat sripo bertanya bagaimana reaksi Gubernur Sumsel soal itu, Alex Noerdin yang masih mengenakan pakaian koko putih usai salat isya meminta masyarakat khususnya Pa...

Teman Kakak Nodai Kesucianku

Gambar
NAMAKU Nita, dan kali ini saya akan memberikan cerita saat aku dewasa. Sekarang saya kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di kota D. Dulu aku tinggal bersama kedua orang tuaku dan juga kakakku di sebuah perumahan yang amat membosankan sehingga aku memutuskan untuk mandiri dengan menghuni kamar kostan milik dari tetanggaku yang baru menikah sehingga dia di boyong oleh suaminya ke Jakarta. Sebagai gambaran kostanku terdiri dari 3 lantai lantai pertama dihuni pemilik kosanku yang sekaligus rumah utama pemilik kostan, sedang lantai kedua dihuni oleh anak kost baik itu cowok ato cewek secara kostanku adalah kostan campur, sedang untuk lantai ketiga tempat pemilik kost menaruh alat2 fitnes sebagai salah satu fasilitas yang diberikan kepada anak2 kost dan ada 3 kamar kost yang salah satunya aku tinggali. Hari pertama aku menghuni aku lapor dengan Pemilik kostan dimana aku tinggal, beliau kebetulan tinggal di lantai 1 sedangkan aku di lantai 3. Setelah melapor aku dimohon bantua...