Jelutung, Kota Uang di Jambi

BILA ada yang bertanya dimana pusat uang di Kota Jambi, maka jawabannya adalah Jalan Hayam Wuruk, yang berada di Kecamatan Jelutung. Daerah ini, oleh warga Jambi, lebih dikenal dengan sebutan kawasan Jelutung. Maklum, warga Jambi tidak terlalu familiar dengan nama jalan, lebih suka menyebut nama kawasan. Jangan heran bila bertanya nama jalan, banyak yang tidak tahu di mana posisinya.

Rumah toko (ruko) yang berada di kawasan Jelutung kini disesaki kantor perbankan dan lembaga keuangan bukan bank seperti leasing dan asuransi. Di jalan yang panjangnya hanya sekitar tiga kilo meter ini terdapat lebih dari 30 unit bank, leasing, dan asuransi. Inilah yang menjadikan kawasan ini saya sebut sebagai kota uang di Jambi.

Bank yang memilih berkantor di kawasan ini mulai dari bank perkreditan rakyat (BPR) hingga bank berskala internasional. Sementara untuk ATM, hampir semua bank menempatkan mesinnya di kawasan ini, Terbayang betapa besarnya transaksi harian di kawasan ini?

Selain sebagai pusat lembaga keuangan, kawasan ini juga terkenal sebagai lokasi wisata kuliner. Yang paling terkenal adalah pusat jajanan serba ada (Pujasera). Hanya berjarak 100 meter dari Pujasera ini, akan ditemukan lagi dua restoran yang menawarkan aneka hidangan lezat. Tak jarang mereka yang akan masuk ke dalam pusat kuliner ini terlihat ke ATM terlebih dahulu.

Kawasan ini semakin lengkap dengan hadirnya sebuah karaoke keluarga, frenchise dari karaoke milik seorang diva pop Tanah Air. Sementara bagi yang suka minum kopi, di pangkal jalan ada tempat minum kopi milik warga Tionghoa yang cukup terkenal, dan selalu ramai dari pagi hingga siang. (*)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemerintah dan Pengusaha Berperan Besar Mewujudkan Generasi Bangsa Yang Unggul

Eksotisme Budaya SAD Batin IX Saat Lamaran (Part 2)

Ditampar Harga Karet, Petani Menanti Janji Politik