Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

Pemuda 16 Tahun Bunuh Gadis Muda di Tanjungbalai Lalu Menyetubuhi Jasad Korban

Gambar
Tersangka SY saat prarekonstruksi kasus pembunuhan di kamar korban yang dibunuh lalu disetubuhinya Seorang pemuda di Tanjungbalai, Sumatera Utara berinisial SY (16) ditangkap polisi, setelah membunuh gadis muda siswa MTS berinisial NMS berusia 14 tahun. Pemuda tersebut ternyata tidak sekadar membunuh. Usai menghabisi nyawa NMS, pria itu melanjutkan aksinya dengan menyetubuhi korban. SY ditangkap polisi pada Sabtu (7/3/2020) dari rumah kerabatnya. Pembunuhan itu dia lakukan pada Sabtu dinihari. Pria itu masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel pintu dapur rumah korban. Pada saat itu ayah korban yakni HS sedang berada di ruangan tamu, dalam kondisi tidur. Walau begitu pelaku tidak takut, ia melanjutkan langkah menuju kamar tidur NMA. Di kamar itu SY melihat NMS sedang tertidur pulang. Ia mendekati korban kemudian berbaring di sampingnya. SY kemudian mengambil bantal dan membekap wajah korban. Saat itu korban sempat melakukan perlawanan. Ia meronta, tapi suaranya ...

Sakit Jantung Pendeta HL Kambuh di Penjara, Bantah Telah Lakukan Pelecehan Seksual

Gambar
Pendeta HL di Surabaya saat diamankan polisi (foto: RMOL) Pendeta HL di Surabaya sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan pada Jumat pekan lalu.   Saat ini Pendeta HL ditahan di Mapolda Jawa Timur, setelah sebelumnya ditangkap dari rumah temannya. Sebagaimana diketahui, Pendeta HL dilaporkan seorang jemaatnya kepada polisi, dengan tuduhan telah melakukan pelecehan seksual kepadanya. Setelah penetapan tersangka dan penahanan itu, oknum pendeta di Surabaya itu mengajukan penangguhan penahanan. Alasan kesehatan menjadi dasarnya. Tersangka memberi pertimbangan ia menderita penyakit jantung. Sang istri menjadi penjaminnya. Kuasa Hukum HL, Jefri Simatupang mengungkapkan surat permohonan penangguhan penahanan sudah diserahkan ke penyidik Sabtu (7/3/2020) lalu. "Klien saya memang sedang sakit jantung. Bukti rekam medik dan surat dokter sudah kami serahkan ke penyidik sebagai bahan pertimbangan," terang Jefri, pada Senin (9/3/2020) dikutip dari kompas.com...

Virus Corona Merebak, WHO Sarankan Cuci Tangan Usai Pegang Uang Kertas Hindari Terinveksi Covid-19

Gambar
Penggunaan uang kertas (foto: merdeka) Bisakah dari uang kertas menular virus corona atau Covid-19? Hingga kini belum ada yang memastikannya. Tapi WHO imbau agar masyarakat dunia mengantisipasinya. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebut uang tunai yang sifatnya sering berpindah tangan, bisa jadi sarang berbagai bakteri dan virus. Untuk itu WHO meminta semua orang segera mencuci tangan menggunakan sabun seusai menggunakan uang tunai. Hal ini sebagai langkah antisipasi awal. Imbauan ini disampaikan WHO setelah virus corona 2 menyebar cepat ke lebih dari 100 ribu orang di seluruh dunia. Juru Bicara WHO, dilansir dari New York Post, Minggu (8/3/2020), menyebut ada kemungkinan, infeksi virus corona bisa berpindah melalui uang tunai. "Segera mencuci tangan setelah memegang uang kertas dan jangan menyentuh wajah," imbuh WHO. Tapi WHO mengklarifikasi bahwa pernyataan ini bukan untuk menyarankan orang supaya berhenti menggunakan uang kertas. Sifatnya hanya imbau...