Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2017

Menelisik Prostitusi Online di Kota Jambi

Gambar
foto ilustrasi Aplikasi messenger seperti whatsapp, line, wechat, BBM, dan yang lainnya memiliki peran penting dalam kehidupan dewasa ini. Aplikasi tersebut telah dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan, dan sebagian hanya untuk sekadar komunikasi biasa dan mencari hiburan. Namun tak sedikit juga yang memanfaatkan aplikasi messenger yang terpasang di smartphone itu untuk berbisnis. Ada yang memang bisnis positif seperti jual beli barang, ada juga yang memakai untu bisnis negatif seperti prostitusi online. TC, seorang perempuan muda, yang tinggal di sebuah kosan elit di Kota Jambi, memanfaatkan aplikasi itu untuk mencari calon PSK (pekerja seks komersial). Aplikasi itu sekaligus juga ia gunakan untuk mencari pria hidung belang yang butuh PSK. Saat berbincang dengan Tribun, TC mengaku saat ini ada 16 orang perempuan muda yang masuk dalam jaringannya. Sebagian besar dari anggota jaringan itu diperolehnya lewat aplikasi messenger terutama dari BBM, line, dan wechat. “Saya manfaat...

Pilkada Muarojambi, Antara Janji dan Harapan

Gambar
Kondisi di Desa Nyogan, yang menghubungkan Kota Jambi dengan Sungai Bahar, 28-12-2016. (Foto: Suang Sitanggang) PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) selalu menjadi arena menabur janji, yang dilakukan oleh pasangan calon. Kata-kata indah dirangkai menjadi kalimat-kalimat berisi janji politik, yang bertujuan menarik hari calon pemilih. Termasuk di Pilkada Muarojambi, di masa kampanye ini juga menjadi arena menabur janji. Pada debat kandidat yang diadakan KPU Muarojambi, Senin (16/1) malam, semua pasangan calon telah mengeluarkan jurus-jurus jitu. Mereka menyampaikan visi misi yang begitu indah. Semua hampir sama, yakni sama-sama memberi harapan indah kepada masyarakat, akan Muarojambi yang lebih baik di masa depan. Kandidat paham betul apa yang dibutuhkan masyarakat, yakni infrastruktur jalan yang bagus. Jalan menjadi bagian penting untuk membuat harga komoditi utama yakni karet dan sawit jadi memiliki harga yang lebih baik. Tanpa jalan yang bagus, komoditi akan sangat sulit d...

Belajarlah Dari Kasus Dugaan Penistaan Agama

Gambar
Dua pekan lalu, isu penistaan agama merebak dari Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Gambar dan video lafaz Allah di bawah ornamen Natal di sebuah hotel berbintang di Kota Jambi, menyebar bak virus. Lafaz Allah yang dibingkai dalam rangkaian mirip telapak kaki melukai hati banyak orang, dianggap penistaan. Suasana hotel mencekam, hingga ditutup sementara. Sejak peristiwa yang menghebohkan secara nasional itu, polisi langsung bekerja. Puluhan orang dipanggil dan diperiksa, mencari titik terang untuk mengungkap pelakunya. Seiring dengan itu, aksi demonstrasi berjalan di berbagai titik, mengutuk perbuatan pelakunya, dan meminta kepolisian menangkap pekaku. Berbagai tuntutan lain turut dikumandangkan mereka. Dua pekan setelah tersebarnya gambar dan video yang menghebohkan itu, publik akhirnya bisa tahu siapa yang telah berulah. Kapolda Jambi, Brigjen Pol Yazid Fanani, saat konfrensi pers pada Kamis (5/1), mulai membuka tabir. Pelakunya ternyata seorang pemuda yang berinisial RZ. Seme...