Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2014

Ketika Prostitusi Sudah di Ujung Jari

Gambar
ilustrasi PEMERINTAH Kota Jambi mulai ancang-ancang menutup lokalisasi Payo Sigadung dan Langit Biru. Namun di luar dua tempat yang menawarkan `kepuasan duniawi' itu, ada tempat yang jauh lebih besar dan lebih banyak penghuninya, yakni prostitusi melalui internet atau dunia maya. Bisnis prostitusi di dunia maya belakangan ini kian marak di Jambi. Pebisnis menggunakan jalur facebook dan twitter. Sejumlah group dan fanspage facebook bertebaran, termasuk yang menawarkan perempuan di Kota Jambi. Di antara group itu ada yang sifatnya terbuka untuk publik dan ada juga yang tertutup.   Penelusuran Tribun, setidaknya ada empat group dan fanspage facebook yang menawarkan jasa itu. Facebooker tinggal menyampaikan kriteria `pelayan' yang dibutuhkannya, admin akan mengirimkan beberapa gambar untuk dipilih.   Transaksi tidak rumit. Pelanggan tinggal menyampaikan hotel yang akan jadi lokasi transaksi, dan perempuan yang dipesannya akan dikirimkan ke hotel tersebut. Namun ada juga ya...

Fenomena Pelacuran ABG Malam Tahun Baru

Gambar
ilustrasi MALAM tahun baru kerap identik dengan pesta. Berbagai kalangan bersuka ria sepanjang malam. Sejak lepas magrib, peralahan-lahan jalanan menjadi lautan massa. Orang tua dan anak-anak tumplek blek melanjutkan tradisi, meniup terompet. Anak-anak muda tak mau kalah riuh. Mereka memodifikasi knalpot dan beradu kuat membleyer. Raung knalpot muncul dimana-mana. Tengah malam tiba. Ganti luncuran kembang api yang menjadi-jadi. Langit mandi cahaya. Gemeretak suaranya mirip guntur, bersahutan di udara. Inilah puncak kemeriahan. Pelan-pelan jalanan dan tempat-tempat umum ditinggalkan.Tak sampai dua jam, jalanan sudah sepi. Bagi masyarakat umum, ini pertanda pesta telah usai. Namun bagi masyarakat pemburu nikmat, justru inilah saatnya pesta dimulai. Inilah fenomena terbaru sekaligus fenomena gila-gilaan di kota wisata terbesar di Jatim tersebut. Para penghibur usia SMA ini paling diburu para lelaki pemburu kenikmatan dunia. Saking tingginya permintaan, tiga hari jelang tahu...